Si Lidah Berduri yang Berkhasiat

Rabu, 17/03/2010

SAAT ini masyarakat sudah mulai memahami arti pentingnya kesehatan, sehingga prinsip makan asal kenyang sudah mulai
ditinggalkan. Makan tidaklah mengherankan apabila masyarakat mulai melirik pangan fungsional. Apa sih pangan fungsional itu ?

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mendefinisikan, pangan fungsional sebagai pangan, baik alami maupun olahan, yang mengandung satu atau lebih senyawa yang memiliki fungsi fisiologis tertentu, dan menguntungkan bagi kesehatan berdasarkan kajian ilmiah.

Salah satu pangan fungsional di Indonesia adalah Aloe vera. Aloe vera merupakan jenis tanaman yang lebih dikenal masyarakat dengan nama ’’Lidah Buaya’’, karena bentuknya yang unik mirip lidah dari buaya.

Tanaman ini tumbuh di daerah perkebunan yang beriklim tropis, tapi sering juga ditanam di pot dan pekarangan rumah sebagai tanaman hias. Ciri khas tanaman ini adalah daunnya meruncing berbentuk taji, tebalnya kira-kira 1 cm, isiya bening, daunnya getas dan bergerigi pada bagian tepinya, panjangnya bisa sampai 30 cm. Bagian aloe vera yang biasa digunakan adalah daun dan akarnya.

Menurut seorang pengamat makanan kesehatan (suplemen), Dr. Freddy Wilmana, MFPM, Sp.FK, aloe vera mengandung 72 zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Di antara ke-72 zat yang dibutuhkan tubuh itu terdapat 18 macam asam amino, karbohidrat, lemak, air, vitamin, mineral, enzim, hormon, dan zat golongan obat.

Mengingat kandungan yang lengkap itu, aloe vera bukan cuma berguna menjaga kesehatan, tapi juga mengatasi berbagai penyakit, seperti diabetes (yang tidak tergantung insulin) karena aloe vera mampu menurunkan kadar gula darah menjadi batas normal dalam waktu sepuluh hari.
Beberapa Zat Bahkan hasil penelitian yang dilakukan ilmuwan asal Amerika Serikat menyebutkan, bahwa aloe vera mengandung beberapa zat yang bisa berfungsi sebagai antioksidan yang berguna untuk mencegah penuaan dini, serangan jantung, dan beberapa penyakit degeneratif.

Hal ini dikarenakan dalam lendir aloe vera terkandung zat lignin, yang mampu menembus dan meresap ke dalam kulit.

Lendir ini akan menahan hilangnya cairan tubuh dari permukaan kulit.
Hasilnya, kulit tidak cepat kering dan terlihat awet muda; serta bersifat merangsang pertumbuhan sel baru pada kulit.

Sebagaimana penelitian yang dilakukan oleh Hoshi University Jepang menunjukkan, aloe vera mengandung senyawa antioksidan yang mampu menyingkirkan radikal bebas, serta melindungi dua komponen penyembuh luka yang secara alami ada di dalam tubuh, yaitu superoksida dismutase (enzim antioksidan) dan glutation (asam amino yang menstimulasi sistem kekebalan) sehingga dapat digunakan untuk mencegah kerusakan kulit akibat sinar X.

Kandungan lain yang terdapat pada aloe vera ialah saponin yang mempunyai kemampuan membunuh kuman, serta senyawa antrakuinon dan kuinon sebagai antibiotik dan penghilang rasa sakit.

Manfaat lain yang bisa didapat dikarenakan aloe vera memiliki berbagai efek fisiologis terhadap tubuh antara lain hipokolesterolemia, antioksidatif, antikarsinogenik, dermatitis, anti virus, anti inflamasi berperan dalam penyembuhan luka dan memodulasi sistem imun.
Penurunan Lemak Berdasarkan penelitian didapat bahwa pemberian aloe vera gel pada diet menyebabkan penurunan total lemak, menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida, meningkatkan kadar HDL dan menormalkan kadar gula darah. Pada aloe vera juga terdapat kandungan bahan aktif yang tinggi berupa glukomanan.

Glukomanan merupakan serat larut karena dapat menyerap 200 kali berat air sehingga dapat mengontrol kegemukan, kadar gula darah, membantu mencegah kanker, sembelit, dan mereduksi kolesterol.
Glukomanan juga efektif untuk obat pencahar atau laxative. Serat makanan (dietary fiber), termasuk Glukomanan adalah komponen dalam tanaman yang tidak tercerna secara enzimatik menjadi bagian-bagian yang dapat diserap oleh saluran pencernaan.

Serat secara alami terdapat dalam tanaman kebanyakan merupakan karbohidrat kompleks sehingga dapat berfungsi sebagai penahan lapar, karena ia menimbulkan perasaan kenyang.

Ini dapat terjadi karena apabila serat ini dimakan, maka akan membentuk gel di dalam lambung dan membantu melambatkan perjalanan zat makanan meninggalkan lambung untuk memasuki usus kecil. Selain itu ternyata glukomanan sangat efektif dalam menyerap asam empedu yang akan mengemulsi lemak dan membawanya keluar bersama feses.

Menurut berbagai penelitian, jenis bahan makanan yang mengandung serat yang larut (selube fiber) seperti aloe vera yang mengandung glukomanan sebagai serat larut, mempunyai kemampuan menarik senyawa kolesterol dari dalam pencernaan d4n dikeluarkan bersama tinja (feces). Akibatnya kolesterol yang diikat oleh serat glukomanan tersebut tidak sampai ke cairan darah.
Tanaman Ajaib Karena begitu banyaknya zat yang terkandung di dalamnya, aloe vera sering disebut-sebut sebagai tanaman ajaib. Hal itu pulalah yang menyebabkan aloe vera memiliki nilai komersial yang cukup tinggi.
Produk yang mengandung aloe vera berupa kosmetik, makanan, suplemen makanan (food supplement) dan toileteri terdapat di banyak negara di dunia bukan di Indonesia saja .

Sebagai produk makanan dan supplemen makanan aloe vera dikemas dalam bermacam-macam bentuk. Namun sejak 1988 tanaman aloe vera mulai diolah sebagai minuman (koktail) dan merupakan sumber penghasilan utama sebagian masyarakat di Pontianak, Bogor dan tempat-tempat lain di Indonesia.

Selain sebagai koktail , aloe vera juga dibuat sebagai dodol, selai dan kulit daunnya sebagai teh. Makanan dan minuman hasil olahan aloe vera sangat berpotensi sebagai makanan/minuman kesehatan. Hal tersebut disebabkan oleh kombinasi kandungan zat gizi dan non gizi yang memiliki khasiat untuk mendongkrak kesehatan.

Berikut ini beberapa resep pemanfaatan aloe vera untuk pengobatan antara lain : (1) Sembelit, caranya setengah batang daun aloe vera dicuci dan dikupas. Isinya dipotong kecil-kecil. Seduh dengan setengah gelas air. Beri 1 sendok makan madu.

Hangat-hangat dimakan dua kali sehari; (2) Diabetes melitus, caranya dua batang daun aloe vera, dicuci, dibuang durinya, dipotong-potong. Rebus dengan tiga gelas air, lalu saring.

Minum tiga kali sehari sesudah makan, masing-masing setengah gelas; (3) Penurun kadar gula darah, caranya satu pelepah aloe vera ukuran besar atau kira-kira seukuran telapak tangan dibersihkan dengan mengupas kulit dan durinya. Rendam sekitar 30 menit dalam air garam.

Remas sebentar lalu bilas di air yang mengalir (air kran).
Rebus dengan tiga gelas air hingga mendidih. Dinginkan. Minum sebanyak setengah gelas, dua sampai tiga kali sehari; (4) Penyubur rambut, caranya dua pelepah aloe vera dicuci lalu kupas. Isinya digosokkan pada kulit kepala yang telah dikeramas pada sore hari. Bungkus dengan kain. Keesokan harinya rambut dibilas. Lakukan setiap hari selama tiga bulan.

Sejauh ini, beberapa penelitian belum menemukan efek samping penggunaan aloe vera. Jika ada masalah, itu hanya berupa alergi pada mereka yang belum pernah mengkonsumsi aloe vera.(Ismi Trihardiani-23) *Suaramerdeka.com 12032010

Read Users' Comments (0)

9 Jenis Makanan Sehat yang Menjebak

Rabu, 10/03/2010

Jakarta - Beberapa jenis makanan memang banyak manfaatnya untuk kesehatan, tapi kalau tidak diperhatikan baik-baik justru jadi perangkap untuk tubuh. Nah, bagaimana cara menyiasatinya? Berikut 9 jenis makanan yang perlu diperhatikan!

Memilih makanan yang baik untuk kesehatan ternyata tak hanya cukup dengan tahu bahwa makanan jenis tersebut berlabel 'sehat'. Tapi juga harus tahu detail kandungan makanan tersebut. Salah-salah, bukannya menambah sehat tubuh Anda malah menjadikan makanan tersebut perangkap bagi kesehatan Anda sendiri.

Kalau sudah begini, Anda harus jeli memperhatikan setiap jenis makanan yang Anda makan. Jangan langsung tergiur dengan yang dibilang orang 'sehat' saja. Tapi pastikan juga takaran dalam penyajiannya. Berikut ini adalah 9 jenis makanan sehat yang patut Anda perhatikan baik-baik.

1. Kacang-kacangan
Hampir semua jenis kacang memiliki kandungan lemak yang tinggi. Hampir 50% kandungan terbesarnya adalah lemak nabati. Meskipun sebagian besar kandungan lemaknya adalah lemak baik dan sebagian berguna sebagai antioksidan, tapi sebaiknya konsumsi kacang-kacangan dalam jumlah yang sedikit agar manfaat baiknya tetap terjaga. Sedikit kacang-kacangan bisa jadi tambahan bagi menu sarapan pagi Anda agar asupan nutrisi harian Anda tetap terjaga.

2. Jus Buah

Jus buah merupakan minuman yang padat akan energi. Sebaiknya makanlah buah utuh dibandingkan dengan buah yang sudah mengalami proses hingga menjadi jus buah. Kalori yang dihasilkan jus buah jauh lebih tinggi, hal ini bisa disebabkan oleh bahan tambahan yang dimasukkan ke dalam jus buah. Selain itu, jika mengkonsumsi buah-buahan segar kandungan seratnya jauh lebih tinggi. Kalau Anda menyukai jus buah, sebaiknya batasi konsumsi hariannya. Cukup satu gelas per hari.

3. Minyak Olive

Satu sendok teh minyal atau satu sendok teh mentega sama-sama mengandung 5 gram lemak. Minyak Olive adalah minyak yang memiliki jenis lemak yang jauh lebih baik. Meskipun minyak olive lebih sehat, bukan berarti Anda bisa seenaknya menambahkan minyak olive dalam masakan. Tetap ada aturannya!

Satu sendok teh minyak olive mengandung 173kJ lemak. Agar mendapatkan manfaat yang maksimal, sebaiknya setengah minyak olive dicampur dengan setengah balsamic untuk dijadikan dressing salad (saus salad).

4. Ikan Kaleng

Ikan menjadi salah satu sumber protein hewani yang baik dikonsumsi. Tak hanya protein, tapi juga kalsium dan kaya omega-3 untuk beberapa jenis ikan. Jika ingin membeli ikan dalam kemasan, sebaiknya pilihlah ikan tuna atau salmon.

5. Muesli Bar

Muesli Bar adalah camilan ringan yang terbuat dari kacang-kacangan atau buah-buahan kering. Bentuk dan ukurannya pun beragam. Jika Anda sangat menyukai makanan jenis ini sebaiknya memilih dari buah-buahan yang sudah dipanggang. Pilihlah yang ukurannya kecil, karena kandungan kalorinya kurang dari 600kJ, lemaknya kurang dari 5 gram, dan kurang dari 9 gram gula.

6. Muffin atau Cake Wortel
Kalau Anda suka membuat kue di rumah, sebaiknya perhatikan resep yang Anda gunakan. Pilihlah resep-resep kue yang menggunakan buah-buahan atau sayur seperti wortel. Sebaiknya ganti beberapa jenis bahan kue dengan bahan yang lebih sehat jika memungkinkan.

7. Keripik

Keripik kentang ataupun keripik lainnya yang renyah tipis biasanya dijuald alam kemasan yang sudah diberi tambahan garam. Camilan jenis ini masih mengandung lemak sekitar 50 gram dalam kemasan kecil. Sebaiknya hindari makanan ini, dan gantikan dengan biskuit sayuran atau buah.

8. Dipanggang bukan Digoreng
Setiap masakan yang dipanggang tidak selalu rendah lemak. Jika Anda membeli makanan kemasan, perhatikan baik-beik keterangan pad abelakang kemasan. Perikasa kandungan lemak [er 100 gram dan bandingkan dengan produk serupa yang lain. Baik dipanggang atau digoreng, biasanya keripik memiliki kandungan lemak lebih dari 25%.

9. Salad

Salad memang sehat karena terdir dari buah-buahan dan sayur. Tapi tunggu dulu, perhatikan baik-baik dressing (saus salad) yang digunakan pada salad Anda. Karena jika Anda tidak pintar memilih saus salad, bisa-bisa penimbunan lemak yang Anda dapatkan. *Detik.com 08032010

Read Users' Comments (0)

Belimbing Wuluh, Pengawet Ikan dan Daging

Rabu, 10 Maret 2010

BANYAK tanaman di Indonesia ini yang sebenarnya dapat memberikan banyak manfaat, namun belum dibudidayakan secara khusus. Salah satu diantaranya adalah belimbingwuluh (AverhoaBilimbi)

Selama ini, yang sering menggunakan belimbing wuluh adalah masyarakat Aceh. Pada umumnya, mereka mengolah belimbing wuluh menjadi penyedap rasa, yang disebut asam sunti. Selain itu mereka juga menggunakan air belimbing wuluh yang diperoleh dari proses pembuatan asam sunti itu untuk mengawetkan ikan dan daging.

Banyak peneliti di bidang pertanian mencoba mengkaji lebih jauh pemanfaatan air belimbing wuluh sebagai alternative untuk mengawetkan ikan dan daging.

Penelitian dilakukan dengan melihat ketahanan ikan dan daging yang diawetkan dengan air belimbing wuluh. Selain itu, juga dikaji pula keekonomisan penggunaan air belimbing wuluh tersebut.

Setelah mengadakan percobaan dan pengamatan, akhirnya para peneliti itu menyimpulkan, bahwa air belimbing wuluh dapat dimanfaatkan sebagai alternatif untuk mengawetkan ikan dan daging.
Ramuan Jamu Selain itu, penggunaan air belimbing wuluh ternyata sangat ekonomis karena mendapatkannya, hampir tidak memerlukan biaya sama sekali.

Para peneliti berharap agar air belimbing wuluh dapat dimanfaatkan sebagai alternatif untuk mengawetkan ikan dan daging oleh siapa saja, tidak hanya terbatas pada masyarakat Aceh, karena telah terbukti mampu mengawetkan ikan dan daging.

Selain itu para pakar pertanian mengimbau agar tanaman belimbing wuluh dapat dibudidayakan secara khusus, karena dapat mendatangkan banyak manfaat.

Di berbagai daerah di Indonesia belimbing Wuluh dikenal sebagai Belimbing sayur, belimbing buluh atau belimbing asam. Tanaman ini adalah sejenis pohon kecil yang diperkirakan berasal dari Kepulauan Maluku, dan dikembangbiakkan serta tumbuh bebas di Indonesia, Filipina, Sri Lanka, dan Myanmar.

Tumbuhan ini biasa ditanam di pekarangan untuk diambil buahnya. Buahnya yang memiliki rasa asam sering digunakan sebagai bumbu masakan dan campuran ramuan jamu.

Pohon tahunan dengan tinggi dapat mencapai 5-10 m. Batang utamanya pendek dan cabangnya rendah. Batangnya bergelombang (tidak rata). Daunnya majemuk, berselang-seling, panjang 30-60 cm dan berkelompok di ujung cabang.
Tanaman Obat Pada setiap daun terdapat 11 hingga 37 anak daun yang berselang-seling atau setengah berpasangan dan anak daunnya berbentuk oval. Tanaman Belimbing Wuluh memiliki bunga yang kecil, dan tumbuh langsung dari batang dengan tangkai bunga berambut. Mahkota bunga lima, berwarna putih, kuning atau lila.

Buahnya elips hingga seperti torpedo, panjangnya 4-10cm. Warna buah ketika muda hijau, dengan sisa kelopak bunga menempel di ujungnya.

Jika buah masak berwarna kuning atau kuning pucat. Daging buahnya berair dan sangat asam. Kulit buah berkilap dan tipis. Bijinya kecil (6mm), berbentuk pipih, dan berwarna coklat, serta tertutup lendir.

Tanaman belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) memiliki berbagai khasiat obat yang dapat membantu mengobati sakit batuk. Untuk mengatasi batuk, ambil bunga belimbing wuluh sebanyak 25 kuntum, satu jari rimpang temu giring, satu jari kulit kayu manis, satu jari kencur, dua siung bawang merah, 1/4 genggam pegagan, 1/4 genggam daun saga, 1/4 genggam daun inggu, 1/4 genggam daun sendok, dicuci dan dipotong-potong.

Kemudian rebus dengan lima gelas air sampai tersisa separonya. Saring ramuan rebusan ini dan minum dengan madu sebanyak 3 kali 3/4 gelas sehari.

Sedangkan untuk mengatasi batuk rejan, ambil 10 buah belimbing wuluh, dicuci bersih, remas dengan dua sendok air garam. Kemudian saring dan minum dua kali sehari.

Untuk obat batuk pada anak, ambil segenggam bunga belimbing wuluh, beberapa butir adas, dan gula secukupnya ditambah satu cangkir air.

Campuran ditim selama beberapa jam. Setelah dingin disaring dengan kain dan dibagi untuk dua kali minum, pagi dan malam saat perut masih kosong.

Kandungan gizi dan manfaat buah Belimbing Wuluh untuk kesehatan sangat banyak. Belimbing jenis ini mengandung protein, kalsium, fosfor dan besi, serta vitamin A, B1, dan C.

Belimbing tersebut juga efektif sebagai obat antikanker, karena fungsi mereka sebagai antioksidan yang dapat mengurangi risiko terserang penyakit kanker hingga 37% seperti yang dirilis The Iowa Women’s Health Study.

Selama ini orang mengambil manfaat belimbing wuluh hanya sebagai sirup, manisan atau bumbu masak.

Padahal secara tradisional tanaman ini banyak dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai penyakit seperti batuk, diabetes, rematik, dan gondongan. (Eko HM dari berbagai sumber-23) *Suaramerdeka.com 05032010

Read Users' Comments (1)komentar

Luwesnya Jam Kerja Baik untuk Kesehatan

Rabu, 03/03/2010

Orang yang dapat mengendalikan jam kerja mereka dimungkinkan akan lebih sehat dibandingkan mereka yang kurang luwes menghadapi pekerjaan. Demikian hasil studi di AS dengan menganalisis 10 studi yang sudah diterbitkan dan melibatkan 16.600 pekerja.

Hasil studi menyebutkan bahwa kondisi kerja tertentu yang memberik kewenangan pegawainya, seperti mengatur sendiri jadwal kerja, berkaitan dengan manfaat kesehatan.

Manfaat itu antara lain tekanan darah rendah, denyut jantung teratur, kualitas tidur lebih baik dan mengurangi kelelahan di siang hari.

Para peneliti mendukung teori "pengendalian atas pekerjaan baik buat kesehatan". Dr Clare Bambra dari Durham University, Inggris mengatakan jika berkurangnya stres mungkin memberikan manfaat signifikan, kendati masih terdapat kemungkinan lain.

Bambra kepada Reuters Health berujar, jadwal kerja yang luwes mempermudah orang mendapatkan waktu untuk berolahraga.

Sebelumnya, bermacam studi telah menemukan kaitan antara "pekerjaan dengan ketegangan", juga resiko sakit jantung, depresi serta penyakit lainnya.

Para peneliti menyebutkan pekerjaan yang disertai ketegangan yakni pekerjaan yang berisi tuntutan namun tak memberi kesempatan bagi pegawainya untuk ikut mengelola cara kerja mereka.

Untuk kajian tersebut, Bambra dan rekannya menggunakan 10 studi terkait perkembangan pekerja sedikitnya selama enam bulan. Namun demikian, kekurangan dari studi itu yakni tak satu pun melakukan percobaan secara acak.

Pihaknya juga tak menemukan bukti bahwa kondisi kerja yang luwes dapat membahayakan kesehatan pegawai. *Suaramerdeka.com 26022010

Read Users' Comments (0)

Melatonin Memberitahu Waktunya Tidur

Rabu, 24/02/2010

Melatonin, juga disebut 5-methoxy-N-acetyltryptamine, merupakan hormon dalam setiap organisme dengan tingkat berbeda tergantung siklus hidup dan paparan cahaya pada tubuh. Melatonin diproduksi oleh kelenjar pineal di otak manusia. Hormon ini membantu kita mengetahui kapan saatnya tidur dan bangun dan berperan dalam menjaga ritme jantung.

Cahaya memengaruhi seberapa banyak melatonin diproduksi tubuh. Melatonin biasanya dikeluarkan di saat gelap dan menginstruksikan tubuh untuk segera tidur. Tubuh remaja dan orang dewasa memproduksi 5-25 mikrogram melatonin tiap malam. Kadar ini akan menurun seiring bertambahnya usia. Tak heran bila banyak lansia (lanjut usia) yang mengalami gangguan sulit tidur.

Namun, tak perlu pusing karena suplemen melatonin sudah banyak diproduksi. Kita juga bisa mendapatkannya dari makanan seperti pisang, tomat, jahe, oat, biji bunga matahari, almond, ceri, yoghurt.

Umumnya suplemen ini digunakan untuk mengatasi insomnia dan mengurangi jet lag. Menurut Gallup Poll dari National Sleep Foundation Amerika Serikat, separuh warga Amerika menggunakan melatonin untuk mengatasi insomnia di tahun 90-an.

Melatonin juga dikaitkan dengan antipenuaan. Seorang peneliti asal Italia membuat eksperimen dan menemukan bahwa tikus yang diberi melatonin lebih tahan hidup dan lebih muda dibandingkan dengan yang tidak.

Dalam berbagai penelitian lain disebutkan, melatonin mampu mencegah kanker, penyakit jantung, menurunnya fungsi otak, dan menambah kekebalan tubuh. Meski begitu, para wanita yang sedang menjalani terapi sulih hormon estrogen tidak dianjurkan untuk mengonsumsinya tanpa pengawasan dokter. Demikian juga wanita hamil. Para wanita yang merencanakan kehamilan pun dilarang mengonsumsinya.

Dalam penelitian pada hewan, melatonin dapat menegangkan pembuluh darah, sehingga meningkatkan tekanan darah. Karena itu, mereka yang hipertensi dan mengalami gangguan kardiovaskular diharap konsultasi ke dokter sebelum mengonsumsinya. Melatonin juga tidak dianjurkan bagi pasien limfoma dan leukimia, juga anak-anak.

Kalau hendak mengonsumsi suplemen melatonin, sebaiknya mulai dari dosis kecil, sekitar 100-300 mkg (0,1-0,3 mg) atau kurang. Karena daya kerjanya cepat, Anda bisa mengonsumsinya 30 menit sebelum tidur. (GHS/Abd) *Kompas.com 240210

Read Users' Comments (0)

Berkualitaskah Tidur Anda ?

Sabtu, 20/02/2010

Setelah seharian beraktivitas, tidur merupakan salah satu cara ampuh untuk kembali mengumpulkan energi tubuh. Namun bukan berarti bangun dari tidur yang lama akan begitu saja membuat badan Anda terasa segar.

Terkadang badan justru terasa lemas. Bila gejala ini yang Anda rasakan, berarti ada yang kurang beres dengan tidur Anda dengan kata lain tidur Anda kurang berkualitas.

Tidurlah ketika Anda telah mengantuk, sehingga Anda akan mudah terlelap. Jangan berolahraga sebelum tidur, sebab otot-otot tubuh dan jantung bekerja lebih cepat sehingga membuat Anda akan sulit mengantuk.

Hindari pula melakukan aktifitas serius yang memacu otak untuk berpikir keras, seperti membaca buku atau menonton televisi. Tayangan TV dapat mengganggu kelenjar pineal di otak yang dapat menyebabkan sulit tidur. Demikian pula jika ingin membaca buku, bacalah buku dengan konten yang "ringan".

Jangan mengkonsumsi kopi atau teh sebelum tidur. Keduanya mengandung kafein yang bisa merangsang peredaran darah dan memiliki efek stimulasi yang tahan lama pada sistem saraf sehingga akan menghambat tidur lelap Anda. Hindari pula konsumsi alkohol karena dapat membuat Anda sering terbangun dan sulit tidur kembali.

Tidurlah dengan ruangan dalam kondisi gelap. Sebab cahaya yang mengenai mata Anda dapat mengganggu irama sirkadian dari kelenjar pineal juga produksi melatonin dan serotonin. Kualitas tidur Anda dapat tetap terjaga dengan mematikan lampu kamar. Jika tak nyaman dengan kegelapan, Anda dapat menggunakan lampu yang redup atau penutup mata.

Semoga beberapa tips ini dapat berguna untuk memperbaiki kualitas tidur yang bermanfaat bagi kesehatan Anda. *Suaramerdeka.com 160210

Read Users' Comments (0)

Kebiasaan Jelek Bikin Cepat Tua

Jumat, 19/02/2010

JAKARTA-
Tahukah Anda bahwa kebiasaan buruk bisa menyebabkan penuaan dini di wajah?

1. Mengerutkan kening
Terlalu sering mengerutkan kening bisa membuat kerut permanen tanpa disadari. Perhatikan apakah Anda selalu mengerutkan dahi ketika membaca.

2. Menggosok mata
Menggosok mata dapat merusak jaringan di kelopak mata, sehingga kulit mata jadi lebih cepat tua.

3. Mengerutkan bibir
Kebiasaan ini sering dilakukan ketika berpikir atau membaca, juga saat merokok. Ini menyebabkan garis-garis penuaan permanen di sekitar mulut.

4. Tidak mengenakan kacamata hitam
Ini sebuah keharusan di tengah terik matahari karena mata kita akan selalu menyipit menghadapi terang sinar mentari. Kebiasaan menyipit dapat memperdalam garis-garis penuaan di sekitar mata. Dokter mata menyarankan kacamata hitam untuk mencegah pembentukan katarak.

5. Bertopang dagu
Tanpa disadari kita sering bertopang dagu saat membaca atau menonton televisi. Kebiasaan ini jika dilakukan berjam-jam dapat memengaruhi gigi dan garis rahang. Kebiasaan ini terutama tidak disarankan untuk anak-anak.

6. Membuang ingus terlalu keras
Saat pilek dan banyak ingus, jangan menggosok hidung dan membuang ingus terlalu kuat. Itu dapat membuat kulit kehilangan serat lembut epidermis dan menyebabkan kerut prematur. Kulit di seputar hidung juga teriritasi. *Kompas.com 19022010

Read Users' Comments (1)komentar