Sama-sama Bikin Lumpuh, Kenali Gejala Distrofi Otot dan Polio

Sabtu, 27/03/2010
Jakarta, Terdapat berbagai macam penyakit yang bisa menyerang bagian otot tubuh, tapi tak banyak orang yang menyadari gejala-gejalanya. Ada dua penyakit yang bisa menyebabkan kelumpuhan yaitu distrofi otot dan polio, lalu apa beda kedua penyakit ini?

Sebenarnya terdapat perbedaan yang mencolok antara distrofi otot dan penyakit polio, yaitu distrofi otot disebabkan oleh genetik akibat kekurangan protein otot dystrophin sedangkan untuk penyakit polio disebabkan oleh virus polio yang masuk ke dalam tubuh

Namun masyarakat juga harus mengetahui lebih jauh mengenai bagaimana gejala dan cara pencegahan dari dua penyakit ini, seperti dikutip dari Mayo Clinic, Jumat (26/3/2010), yaitu:

Polio
Polio adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh virus menular yang menyerang tubuh termasuk otot dan saraf dan bisa mengakibatkan kelumpuhan, sulit bernapas hingga terkadang berakhir dengan kematian. Penularan virus ini bisa melalui kontak langsung, percikan ludah atau melalui kotoran dari penderita polio.

Meskipun polio dapat meyebabkan kelumpuhan atau kematian, tapi sebagian besar orang yang terinfeksi virus tidak menjadi sakit dan tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi polio. Orang yang terinfeksi virus polio tapi tidak menyebabkan kelumpuhan disebut dengan nonparalytic polio, gejala yang ditimbulkan seperti demam, sakit tenggorokan, sakit kepala, muntah, kelelahan, leher nyeri atau kaku, kejang otot dan meningitis.

Sedangkan polio yang menyebabkan kelumpuhan disebut paralytic polio yaitu bentuk yang paling parah dari polio. Gejala awal yang timbul adalah demam, sakit kepala dan kadang mengalami gejala dari nonparalytic polio. Tapi dalam waktu 1-10 hari muncul gejala kelumpuhan seperti kehilangan refleks, nyeri otot yang parah, kejang dan tungkai seperti lepas atau tidak memiliki kekuatan. Awal dari kelumpuhan ini bisa terjadi secara tiba-tiba.

Orang yang telah sembuh dari polio terkadang ada yang mengalami post-polio syndrome, yaitu sindrom pasca polio yang umumnya ditandai dengan kelemahan otot, sendi dan nyeri, kelelahan meskipun hanya sedikit melakukan aktivitas, otot atrofi, masalah di pernapasan atau menelan, gangguan tidur dan tidak tahan terhadap udara dingin.

Meskipun peningkatan sanitasi dan kebersihan bisa membantu mengurangi penyebaran polio, tapi pencegahan yang paling efektif adalah melalui vaksin polio yang diberikan saat masih anak-anak atau bagi orang dewasa yang ingin pergi ke daerah endemi polio. Vaksin ini dapat melindungi hingga 90 persen.

Distrofi otot (Muscular dystrophy/MD)
Distrofi otot adalah salah satu penyakit otot genetik dimana serat-serat ototnya sangat rentan mengalami kerusakan. Otot-otot ini lama-kelamaan akan menjadi semakin lemah. Pada tahap akhir dari penyakit ini, serat otot akan digantikan oleh lemak dan jaringan ikat lain. Beberapa jenis MD bisa mempengaruhi otot-otot jantung atau otot organ lainnya.

dr. Teguh Haryo Sasongko, PhD dalam konsultasi kesehatan detikHealth mengungkapkan penyakit ini disebabkan oleh kerusakan pada gen yang mengkode protein bernama dystrophin. Protein ini esensial untuk kerja otot. Gen yang mengkode protein ini berlokasi pada kromosom X. Semua laki-laki hanya memiliki satu kromosom X sehingga jika gen ini rusak pada satu-satunya kromosom X yang dimiliki, maka timbul penyakitnya.

Gejala dari MD bervariasi tergantung dari tipe penyakitnya, tapi secara umum gejala dari MD meliputi, otot-otot yang melemah, koordinasi tubuh berkurang serta kemungkinan mengalami lumpuh atau pincang yang bisa mengakibatkan fiksasi otot di sekitar sendi dan hilangnya mobilitas.

Hingga kini belum ada pengobatan yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan penyakit ini, tapi perawatan yang ada hanya untuk membantu pasien meningkatkan kualitas hidupnya serta memperpanjang usianya. Untuk mencegah penyakit ini salah satu caranya adalah dengan memeriksakan diri sebelum menikah atau merencanakan memiliki anak. Karena jika suami penderita MD dan istrinya carrier, maka kemungkinan besar anak-anaknya menderita MD.
*Detik.com 26032010

Read Users' Comments (0)

Deteksi Dini Dehidrasi Lewat Warna Urin

Sabtu, 27/03/2010

Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI) menggalakkan gerakan Periksa Urin Sendiri (PURI) melalui grafik warna urin sebagai upaya mencegah dehidrasi sedini mungkin.

Ketua PDGMI, dr. Rachmi Untoro, MPH mengatakan, sosialisasi PURI dengan grafik warna urin tersebut akan segera digencarkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang ancaman dehidrasi dan pentingnya air bagi kesehatan.

"Sosialisasi akan segera dilakukan, seperti dengan stiker dan poster yang terdapat grafik warna urin. Dengan demikian masyarakat bisa mengetahui apakah ia mengalami dehidrasi atau tidak," ujar Rachmi di Jakarta, Minggu (21/3).

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memeriksa urin, antara lain urin yang diperiksa bukanlah urin yang dikeluarkan pada pagi hari melainkan urin yang keluar saat berkemih.

"Jika warnanya ada pada nomor 1-3 itu berarti kebutuhan air ditubuh masih tercukupi, tetapi jika warnanya berada di nomor 4 tandanya anda mengalami dehidrasi ringan dan harus waspada," jelasnya.

Dalam grafik, terdapat delapan tingkatan warna air seni, mulai dari warna yang hampir jernih hingga kuning pekat. Warna air seni 1-3 berarti terhidrasi dengan baik, warna 4-5 berarti kurang terhidrasi dengan baik, dan 7-8 berarti mengalami kekurangan cairan.

Namun, perlu diketahui, warna air seni yang keluar juga dipengaruhi oleh asupan makanan. Jika mengkonsumsi vitamin B komplek atau multivitavin air seni pasti akan berwarna lebih pekat.

PURI merupakan cara mengetahui kadar hidrasi yang dikembangkan oleh Prof Armstrong, ahli kedoteran olahraga Amerika Serikat yang terlah direkomendasikan penggunaannya oleh PDGMI dan dibuat dalam bentuk poster serta stiker.

Ketua Umum PERGIZI PANGAN, Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS. menambahkan, masyarakat harus mewaspadai gejala dehidrasi, seperti mulut/bibir kering, mengantuk, lelah, sakit kepala. Orang yang dehidrasi juga bisa berdampak lebih parah hingga mengalami obesitas, batu ginjal dan kanker usus. Untuk menghindari dehidrasi tersebut, seseorang harus minum yang cukup dengan cara yang baik.

"Minum itu sehari sekitar 2 liter sehari, tergantung pada jenis kegiatan. Untuk laki-laki biasanya 13 gelas dan untuk perempuan 9 gelas. Minumnya juga harus teratur dan jangan langsung banyak," ujar Hardinsyah.

Hardinsyah mengatakan dari penelitian yang dilakukan Harris R. Lieberman, PhD. Am Coll. of Nutr, pada 2007, dehidrasi bisa mempengaruhi tingkat kecerdasan seseorang dilihat dari daya ingat dan daya tangkapnya. Kekurangan air sebanyak 1 persen dapat menyebabkan gangguan kognitif. Bahkan kekurangan air 2 persen dapat menurunkan konsentrasi dan daya ingat sesaat. *Suaramerdeka.com 22032010

Read Users' Comments (0)

Kandungan Obat Pada Buah-buahan

Rabu, 24/03/2010

Penelitian menunjukan bahwa makanan (buah-buahan, sayuran) ternyata mengandung zat yang bisa melawan berbagai penyakit seperti: jantung, hati, infeksi bahkan kanker. Daripada minum obat ada efek sampingnya mendingan makan makanan yang menyehatkan. Aman toh. Apalagi di jus. Enak toh.

ANGGUR

Anggur dapat menyesuaikan keseimbangan cairan dalam tubuh, melenyapkan materi berbahaya, mencegah kurang napsu makan, menghilangkan ketegangan dan insomnia, serta mencegah penyakit anemia defisiensi.

APEL
Mengandung vitamin A, B dan C. Kandungan zat pektin dalam apel dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan triglycerides yang mengganggu fungsi jantung. Buah apel mengandung quercitrin dan anti oksidasi flavonoid dalam jumlah besar, dapat melindungi paru-paru dari serangan polusi dan asap, mengekang pertumbuhan sel kanker. Selain itu, apel juga dapat melawan penyakit hati, tumor dan bisa mengurangi nafsu makan yang terlalu besar. Cocok untuk yang sedang diet. Ditambah lagi apel dapat berfungsi membantu pencernaan, menyembuhkan mencret dan memperlancar pembuangan air besar, serta memutihkan dan menghaluskan kulit.

ALPUKAT

Kandungan kalori, lemak dan minyak yang tinggi menjadi sumber energi yang melimpah dan juga mengurangi kadar kolesterol dan menjaga kelenturan otot-otot sendi.


BAWANG PUTIH

Allylic sulfides, dapat menjaga tubuh dari kerusakan DNA dan detoksifikasi ‘carcinogen’. Selain itu, bawang putih bisa menekan pertumbuhan tumor, dan menurunkan tekanan darah .

BELEWAH

Kandungan beta-karoten, pro-vitamin A, magnesium, mangan, seng dan krom pada belewah dapat mengurangi peradangan dan memulihkan luka peradangan jaringan usus. Gula alami dan enzim yang dikandung belewah mempunyai fungsi absorpsi atau penyerapan pada usus akibat makan tergesa-gesa sehingga makanan tak terkunyah dengan baik, terlalu banyak makan makanan yang berbumbu, endapan obat-obatan, atau rasa mual karena rasa kuatir yang berlebihan.

BELIMBING

Meminum atau memakan buah belimbing dan menelannya secara perlahan dapat mencegah dan mengatasi infeksi mulut dan tenggorokan. Campuran belimbing dan madu juga dapat membantu mencegah dan mengatasi kencing batu.

CERI

Buah ceri dapat melindungi kesehatan jantung.

DELIMA

Di Irak dan Iran, jus delima yang dibuat kumur terlebih dahulu sebelum diminum membantu membersihkan mulut dan gigi, serta mencegah infeksi sehingga membantu menghilangkan bau mulut yang tidak sedap. Memakan dengan perlahan-lahan buah delima dan mengeluarkan bijinya dapat menjernihkan suara yang serak dan menghindari kekeringan tenggorokan. Manfaat lainnya, kandungan zat tanin dalam buah delima dapat membius cacing gelang, cacing kremi dan cacing pita dalam usus sehingga mereka dapat dikeluarkan melalui air besar. Cara ini sudah biasa digunakan oleh penduduk Mesir dan Vietnam.

JERUK

Jeruk mengandung vitamin A, B1, B2 dan C. Jeruk mengandung anti kanker bagi tubuh, mencegah dan mengobati sariawan, menurunkan resiko terkena kardiovaskuler, kanker, dan katarak. Sari buah jeruk yang banyak mengandung vitamin C sangat baik karena selain menstimulasi sistem kekebalan tubuh, juga menghilangkan sumbatan lendir di tenggorokan, rongga hidung, paru-paru dan perut. Berguna pula untuk membersihkan liver dan menghilangkan rasa sakit di tubuh akibat influenza. Jeruk lemon mempunyai khasiat menghasilkan cairan tubuh dan menghilangkan haus, dan menghilangkan panas secara pasif. Campuran sari jeruk lemon dan madu sangat berkhasiat menyembuhkan radang tenggorokan dan amandel. Bagi mereka yang memiliki gangguan lambung, tentu pilih buah jeruk yang tidak terlalu asam.

KURMA

Kandungan gula kurma yang tinggi membuat kurma menjadi buah yang menghasilkan energi tinggi. Bahkan ada legenda bahwa Nabi Muhammad SAW berbuka puasa hanya dengan 3 butir kurma, tentunya yang berkualitas tinggi. Kandungan gula kurma sangat membantu menyembuhkan luka. Hati-hati bagi mereka yang memiliki penyakit diabetes, jangan terlalu banyak mengkonsumsi buah ini.

LECI

Selain kandungan protein, lemak, vitamin C, fosfor, dan zat besi, buah leci mengandung sukrosa dan glukosa yang melimpah. Mengkonsumsi buah leci pada malam hari dapat menambah cadangan energi untuk keesokan harinya.

NANAS

Enzim bromealin dalam nanas melarutkan lendir yang sangat kental dalam sistem pencernaan sehingga juga dapat menghancurkan bisul bila ada. Masakan yang dibuat dengan 250 gram nanas yang diiris-iris, 60 gram cincangan daging ayam dan lada secukupnya yang kemudian digoreng dapat mengatasi penyakit darah rendah dengan gejala lemasnya kaki dan tangan.

PISANG

Pisang mengandung vitamin A, B1, B2 dan C. Pisang dapat membantu mengurangi asam lambung, menjaga keseimbangan air dalam tubuhsehingga dapat menghilangkan haus dan membasahi limpa. Pisang juga dapat menanggulangi atau mengobati : gangguan pada lambung, meredam panas dalam, membuang racun, memperlancar pembuangan kemih,menghilangkan bengkak, penyakit jantung dan stroke, stress, dan menurunkan kadar koleterol dalam darah, serta menurunkan tekanan darah Daging buah pisang yang lembut melapisi dinding-dinding lambung dan usus sehingga dapat menjadi lapisan anti radang. Pisang sangat membantu bagi mereka yang mengalami masalah peradangan lambung atau usus. Karena daging buah pisang sangat lembut, dianjurkan untuk tidak dijadikan jus.

PEPAYA DAN MANGGA

Pepaya mengandung vitamin C dan provitamin A. Pepaya dapat membantu memecah serat makanan dalam sistem pencernaan, membuat lancar saluran pencernaan makanan, sangat baik bagi penderita sembelit. Selain bagus untuk pencernaan, pepaya juga dapat menyembuhkan luka, menghilangkan infeksi dan alergi. Sedangkan mangga mengandung vitamin A, E dan C. Mangga dapat bertindak sebagai disinfektan, membersihkan darah, menanggulangi bau badan / bb / bau tubuh yang tidak enak, serta menurunkan panas tubuh saat demam. Selain itu, mangga sangat kaya akan antioksidan dan betakaroten sehingga dapat melindungi tubuh kita dari kanker. Jus campuran pepaya dan mangga memiliki kandungan karbohidrat dan enzim yang tinggi. Jus segar ini bermanfaat dalam menanggulangi pembengkakan dan peradangan, gangguan pencernaan dan demam. Jus mangga sendiri dapat mengurangi dehidrasi dan memperlancar sirkulasi darah.

PEAR

Mengkonsumsi buah Pear membantu mengatasi rasa tidak enak di perut akibat kadar asam yang berlebihan yang berasal dari makanan berkalori tinggi, berminyak dan pedas. Buah per tidak saja dapat menghentikan batuk, tapi juga berkhasiat menonjol dalam menghasilkan cairan tubuh, menghilangkan haus dan panas demam. Dapat menghilangkan rasa haus dan gelisah yang diakibatkan demam, penyakit kencing manis atau penyakit lainnya. Jus pear juga dapat dicampur dengan apel dan sedikit jeruk nipis.

SEMANGKA

Terlalu banyak mengkonsumsi daging-dagingan, manis-manisan, goreng-gorengan, kopi dan minuman ringan sering membuat darah terlalu banyak kandungan asamnya dan mengakibatkan bintik-bintik merah di kulit. Jus semangka akan merontokkan asam tersebut dan memperbaiki kandungan darah. Bagi penderita diabetes, mengkonsumsi secara teratur jus semangka dapat menjaga meningkatnya gula darah. Kelebihan kandungan asam urik dalam tubuh yang menyebabkan arthritis, encok dan keracunan urea dapat dihilangkan dengan meminum jus semangka secara teratur dua kali sehari. Semangka dapat menghilangkan haus di hari panas, sumpek dada, memperlancar pembuangan air kemih, juga dapat mengobati radang hati, radang empedu dan radang batu empedu.

STRAWBERRI

Stoberi mengandung provitamin A, vitamin B1, B dan C. Stobery mengandung antioksidan untuk melawan zat radikal bebas. Strawbery juga dapat mengobati gangguan kesehatan pada kandung kemih, menjadi anti virus dan anti kanker.

TOMAT

Tomat mengandung vitamin A, B1 dan C. Tomat dapat membantu membersihkan hati dan darah kita, mencegah : gusi berdarah, rabun senja / kotok ayam, usus buntu, kanker prostat dan kanker payudara. Jus tomat segar sangat membantu pembentukan glycogen dalam liver. Menurut penelitian ditemukan bahwa jus tomat menyeimbangkan fungsi liver dengan cepat dan dengan demikian berarti menjaga stamina tubuh dan menyehatkan badan. Garam mineral yang kaya dalam tomat meningkatkan nafsu makan dan merangsang aliran air liur sehingga memungkinkan makanan dicerna dengan baik. Konsumsi tomat yang teratur membantu mengobati penyakit anoreksia (kehilangan nafsu makan).

KELENGKENG

Buah ini banyak mengandung sukrosa, glukosa, protein, lemak, asam tartaric, vitamin A dan B. Sebagai salah satu sumber energi, buah yang sangat manis ini berguna untuk meningkatkan stamina sehabis sakit. Kelengkeng sangat baik untuk memenuhi kebutuhan energi bagi wanita hamil yang lemah atau setelah melahirkan. Memakan buah ini secukupnya secara teratur dapat menambah nafsu makan, mencegah anemia dan pemutihan rambut dini. Selain itu akan mempercepat kesembuhan luka luar. Awas, konsumsi secukupnya saja, kalau kelebihan, akan membuat tubuh menjadi panas akibat kelebihan energi.

KELAPA

Air kelapa mengandung sukrosa, fruktosa, dan glukosa, sedangkan dagingnya selain tiga hal di atas juga mengandung protein, lemak, vitamin dan tentunya minyak kelapa. Meminum air kelapa muda dan memakan dagingnya dapat mengurangi kegerahan, mulut kering, demam dengan kehausan serta diabetes. Selain itu, minum air kelapa muda dipercaya membuang racun dalam darah. Perhatian, terlalu banyak minum air kelapa muda menyebabkan sedikit rasa lemas sementara. Bagi yang memiliki gangguan tulang jangan mengkonsumsi banyak air kelapa.

WORTEL

Beta-carotene bisa mencegah kanker prostat . Sulforaphanes yang membuat tubuh memiliki kemampuan untuk detoksifikasi carcinogen. *www.anything.blogdetik.com

Read Users' Comments (0)

Makanan untuk Kesehatan Mental

Jumat, 19/03/2010

JAKARTA - Penelitian oleh Mental Health Foundation and Sustain di Inggris menemukan hubungan antara pola makan buruk dengan gangguan kesehatan mental khusus seperti ADHD, demensia, depresi, dan skizofrenia.

Laporan itu juga mencatat bahwa masyarakat Inggris sekarang mengonsumsi lebih sedikit makanan segar dan bergizi. Sebaliknya, mereka mengonsumsi lebih banyak lemak dan gula dibanding 50 tahun silam.

Supaya mental Anda tetap sehat, asuplah gizi penting berikut:
1. Zinc
Terdapat pada gandum, kacang polong, daging, dan susu.

2. Magnesium
Mudah dijumpai pada sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, dan gandum.

3. Zat besi
Dalam jumlah banyak, ada pada daging merah, telur, sayuran berdaun hijau.

4. Folat
Terdapat pada sayuran berdaun hijau.

5. Vitamin B
Terdapat pada produk gandum dan produk susu.

6. Antioksidan
Terdapat pada sejumlah besar sayuran dan buah-buahan.

7. Asam lemak omega 3
Sumber terbanyak adalah ikan laut dalam. @diy *Kompas.com 19032010

Read Users' Comments (0)

Si Lidah Berduri yang Berkhasiat

Rabu, 17/03/2010

SAAT ini masyarakat sudah mulai memahami arti pentingnya kesehatan, sehingga prinsip makan asal kenyang sudah mulai
ditinggalkan. Makan tidaklah mengherankan apabila masyarakat mulai melirik pangan fungsional. Apa sih pangan fungsional itu ?

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mendefinisikan, pangan fungsional sebagai pangan, baik alami maupun olahan, yang mengandung satu atau lebih senyawa yang memiliki fungsi fisiologis tertentu, dan menguntungkan bagi kesehatan berdasarkan kajian ilmiah.

Salah satu pangan fungsional di Indonesia adalah Aloe vera. Aloe vera merupakan jenis tanaman yang lebih dikenal masyarakat dengan nama ’’Lidah Buaya’’, karena bentuknya yang unik mirip lidah dari buaya.

Tanaman ini tumbuh di daerah perkebunan yang beriklim tropis, tapi sering juga ditanam di pot dan pekarangan rumah sebagai tanaman hias. Ciri khas tanaman ini adalah daunnya meruncing berbentuk taji, tebalnya kira-kira 1 cm, isiya bening, daunnya getas dan bergerigi pada bagian tepinya, panjangnya bisa sampai 30 cm. Bagian aloe vera yang biasa digunakan adalah daun dan akarnya.

Menurut seorang pengamat makanan kesehatan (suplemen), Dr. Freddy Wilmana, MFPM, Sp.FK, aloe vera mengandung 72 zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Di antara ke-72 zat yang dibutuhkan tubuh itu terdapat 18 macam asam amino, karbohidrat, lemak, air, vitamin, mineral, enzim, hormon, dan zat golongan obat.

Mengingat kandungan yang lengkap itu, aloe vera bukan cuma berguna menjaga kesehatan, tapi juga mengatasi berbagai penyakit, seperti diabetes (yang tidak tergantung insulin) karena aloe vera mampu menurunkan kadar gula darah menjadi batas normal dalam waktu sepuluh hari.
Beberapa Zat Bahkan hasil penelitian yang dilakukan ilmuwan asal Amerika Serikat menyebutkan, bahwa aloe vera mengandung beberapa zat yang bisa berfungsi sebagai antioksidan yang berguna untuk mencegah penuaan dini, serangan jantung, dan beberapa penyakit degeneratif.

Hal ini dikarenakan dalam lendir aloe vera terkandung zat lignin, yang mampu menembus dan meresap ke dalam kulit.

Lendir ini akan menahan hilangnya cairan tubuh dari permukaan kulit.
Hasilnya, kulit tidak cepat kering dan terlihat awet muda; serta bersifat merangsang pertumbuhan sel baru pada kulit.

Sebagaimana penelitian yang dilakukan oleh Hoshi University Jepang menunjukkan, aloe vera mengandung senyawa antioksidan yang mampu menyingkirkan radikal bebas, serta melindungi dua komponen penyembuh luka yang secara alami ada di dalam tubuh, yaitu superoksida dismutase (enzim antioksidan) dan glutation (asam amino yang menstimulasi sistem kekebalan) sehingga dapat digunakan untuk mencegah kerusakan kulit akibat sinar X.

Kandungan lain yang terdapat pada aloe vera ialah saponin yang mempunyai kemampuan membunuh kuman, serta senyawa antrakuinon dan kuinon sebagai antibiotik dan penghilang rasa sakit.

Manfaat lain yang bisa didapat dikarenakan aloe vera memiliki berbagai efek fisiologis terhadap tubuh antara lain hipokolesterolemia, antioksidatif, antikarsinogenik, dermatitis, anti virus, anti inflamasi berperan dalam penyembuhan luka dan memodulasi sistem imun.
Penurunan Lemak Berdasarkan penelitian didapat bahwa pemberian aloe vera gel pada diet menyebabkan penurunan total lemak, menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida, meningkatkan kadar HDL dan menormalkan kadar gula darah. Pada aloe vera juga terdapat kandungan bahan aktif yang tinggi berupa glukomanan.

Glukomanan merupakan serat larut karena dapat menyerap 200 kali berat air sehingga dapat mengontrol kegemukan, kadar gula darah, membantu mencegah kanker, sembelit, dan mereduksi kolesterol.
Glukomanan juga efektif untuk obat pencahar atau laxative. Serat makanan (dietary fiber), termasuk Glukomanan adalah komponen dalam tanaman yang tidak tercerna secara enzimatik menjadi bagian-bagian yang dapat diserap oleh saluran pencernaan.

Serat secara alami terdapat dalam tanaman kebanyakan merupakan karbohidrat kompleks sehingga dapat berfungsi sebagai penahan lapar, karena ia menimbulkan perasaan kenyang.

Ini dapat terjadi karena apabila serat ini dimakan, maka akan membentuk gel di dalam lambung dan membantu melambatkan perjalanan zat makanan meninggalkan lambung untuk memasuki usus kecil. Selain itu ternyata glukomanan sangat efektif dalam menyerap asam empedu yang akan mengemulsi lemak dan membawanya keluar bersama feses.

Menurut berbagai penelitian, jenis bahan makanan yang mengandung serat yang larut (selube fiber) seperti aloe vera yang mengandung glukomanan sebagai serat larut, mempunyai kemampuan menarik senyawa kolesterol dari dalam pencernaan d4n dikeluarkan bersama tinja (feces). Akibatnya kolesterol yang diikat oleh serat glukomanan tersebut tidak sampai ke cairan darah.
Tanaman Ajaib Karena begitu banyaknya zat yang terkandung di dalamnya, aloe vera sering disebut-sebut sebagai tanaman ajaib. Hal itu pulalah yang menyebabkan aloe vera memiliki nilai komersial yang cukup tinggi.
Produk yang mengandung aloe vera berupa kosmetik, makanan, suplemen makanan (food supplement) dan toileteri terdapat di banyak negara di dunia bukan di Indonesia saja .

Sebagai produk makanan dan supplemen makanan aloe vera dikemas dalam bermacam-macam bentuk. Namun sejak 1988 tanaman aloe vera mulai diolah sebagai minuman (koktail) dan merupakan sumber penghasilan utama sebagian masyarakat di Pontianak, Bogor dan tempat-tempat lain di Indonesia.

Selain sebagai koktail , aloe vera juga dibuat sebagai dodol, selai dan kulit daunnya sebagai teh. Makanan dan minuman hasil olahan aloe vera sangat berpotensi sebagai makanan/minuman kesehatan. Hal tersebut disebabkan oleh kombinasi kandungan zat gizi dan non gizi yang memiliki khasiat untuk mendongkrak kesehatan.

Berikut ini beberapa resep pemanfaatan aloe vera untuk pengobatan antara lain : (1) Sembelit, caranya setengah batang daun aloe vera dicuci dan dikupas. Isinya dipotong kecil-kecil. Seduh dengan setengah gelas air. Beri 1 sendok makan madu.

Hangat-hangat dimakan dua kali sehari; (2) Diabetes melitus, caranya dua batang daun aloe vera, dicuci, dibuang durinya, dipotong-potong. Rebus dengan tiga gelas air, lalu saring.

Minum tiga kali sehari sesudah makan, masing-masing setengah gelas; (3) Penurun kadar gula darah, caranya satu pelepah aloe vera ukuran besar atau kira-kira seukuran telapak tangan dibersihkan dengan mengupas kulit dan durinya. Rendam sekitar 30 menit dalam air garam.

Remas sebentar lalu bilas di air yang mengalir (air kran).
Rebus dengan tiga gelas air hingga mendidih. Dinginkan. Minum sebanyak setengah gelas, dua sampai tiga kali sehari; (4) Penyubur rambut, caranya dua pelepah aloe vera dicuci lalu kupas. Isinya digosokkan pada kulit kepala yang telah dikeramas pada sore hari. Bungkus dengan kain. Keesokan harinya rambut dibilas. Lakukan setiap hari selama tiga bulan.

Sejauh ini, beberapa penelitian belum menemukan efek samping penggunaan aloe vera. Jika ada masalah, itu hanya berupa alergi pada mereka yang belum pernah mengkonsumsi aloe vera.(Ismi Trihardiani-23) *Suaramerdeka.com 12032010

Read Users' Comments (0)

9 Jenis Makanan Sehat yang Menjebak

Rabu, 10/03/2010

Jakarta - Beberapa jenis makanan memang banyak manfaatnya untuk kesehatan, tapi kalau tidak diperhatikan baik-baik justru jadi perangkap untuk tubuh. Nah, bagaimana cara menyiasatinya? Berikut 9 jenis makanan yang perlu diperhatikan!

Memilih makanan yang baik untuk kesehatan ternyata tak hanya cukup dengan tahu bahwa makanan jenis tersebut berlabel 'sehat'. Tapi juga harus tahu detail kandungan makanan tersebut. Salah-salah, bukannya menambah sehat tubuh Anda malah menjadikan makanan tersebut perangkap bagi kesehatan Anda sendiri.

Kalau sudah begini, Anda harus jeli memperhatikan setiap jenis makanan yang Anda makan. Jangan langsung tergiur dengan yang dibilang orang 'sehat' saja. Tapi pastikan juga takaran dalam penyajiannya. Berikut ini adalah 9 jenis makanan sehat yang patut Anda perhatikan baik-baik.

1. Kacang-kacangan
Hampir semua jenis kacang memiliki kandungan lemak yang tinggi. Hampir 50% kandungan terbesarnya adalah lemak nabati. Meskipun sebagian besar kandungan lemaknya adalah lemak baik dan sebagian berguna sebagai antioksidan, tapi sebaiknya konsumsi kacang-kacangan dalam jumlah yang sedikit agar manfaat baiknya tetap terjaga. Sedikit kacang-kacangan bisa jadi tambahan bagi menu sarapan pagi Anda agar asupan nutrisi harian Anda tetap terjaga.

2. Jus Buah

Jus buah merupakan minuman yang padat akan energi. Sebaiknya makanlah buah utuh dibandingkan dengan buah yang sudah mengalami proses hingga menjadi jus buah. Kalori yang dihasilkan jus buah jauh lebih tinggi, hal ini bisa disebabkan oleh bahan tambahan yang dimasukkan ke dalam jus buah. Selain itu, jika mengkonsumsi buah-buahan segar kandungan seratnya jauh lebih tinggi. Kalau Anda menyukai jus buah, sebaiknya batasi konsumsi hariannya. Cukup satu gelas per hari.

3. Minyak Olive

Satu sendok teh minyal atau satu sendok teh mentega sama-sama mengandung 5 gram lemak. Minyak Olive adalah minyak yang memiliki jenis lemak yang jauh lebih baik. Meskipun minyak olive lebih sehat, bukan berarti Anda bisa seenaknya menambahkan minyak olive dalam masakan. Tetap ada aturannya!

Satu sendok teh minyak olive mengandung 173kJ lemak. Agar mendapatkan manfaat yang maksimal, sebaiknya setengah minyak olive dicampur dengan setengah balsamic untuk dijadikan dressing salad (saus salad).

4. Ikan Kaleng

Ikan menjadi salah satu sumber protein hewani yang baik dikonsumsi. Tak hanya protein, tapi juga kalsium dan kaya omega-3 untuk beberapa jenis ikan. Jika ingin membeli ikan dalam kemasan, sebaiknya pilihlah ikan tuna atau salmon.

5. Muesli Bar

Muesli Bar adalah camilan ringan yang terbuat dari kacang-kacangan atau buah-buahan kering. Bentuk dan ukurannya pun beragam. Jika Anda sangat menyukai makanan jenis ini sebaiknya memilih dari buah-buahan yang sudah dipanggang. Pilihlah yang ukurannya kecil, karena kandungan kalorinya kurang dari 600kJ, lemaknya kurang dari 5 gram, dan kurang dari 9 gram gula.

6. Muffin atau Cake Wortel
Kalau Anda suka membuat kue di rumah, sebaiknya perhatikan resep yang Anda gunakan. Pilihlah resep-resep kue yang menggunakan buah-buahan atau sayur seperti wortel. Sebaiknya ganti beberapa jenis bahan kue dengan bahan yang lebih sehat jika memungkinkan.

7. Keripik

Keripik kentang ataupun keripik lainnya yang renyah tipis biasanya dijuald alam kemasan yang sudah diberi tambahan garam. Camilan jenis ini masih mengandung lemak sekitar 50 gram dalam kemasan kecil. Sebaiknya hindari makanan ini, dan gantikan dengan biskuit sayuran atau buah.

8. Dipanggang bukan Digoreng
Setiap masakan yang dipanggang tidak selalu rendah lemak. Jika Anda membeli makanan kemasan, perhatikan baik-beik keterangan pad abelakang kemasan. Perikasa kandungan lemak [er 100 gram dan bandingkan dengan produk serupa yang lain. Baik dipanggang atau digoreng, biasanya keripik memiliki kandungan lemak lebih dari 25%.

9. Salad

Salad memang sehat karena terdir dari buah-buahan dan sayur. Tapi tunggu dulu, perhatikan baik-baik dressing (saus salad) yang digunakan pada salad Anda. Karena jika Anda tidak pintar memilih saus salad, bisa-bisa penimbunan lemak yang Anda dapatkan. *Detik.com 08032010

Read Users' Comments (0)

Belimbing Wuluh, Pengawet Ikan dan Daging

Rabu, 10 Maret 2010

BANYAK tanaman di Indonesia ini yang sebenarnya dapat memberikan banyak manfaat, namun belum dibudidayakan secara khusus. Salah satu diantaranya adalah belimbingwuluh (AverhoaBilimbi)

Selama ini, yang sering menggunakan belimbing wuluh adalah masyarakat Aceh. Pada umumnya, mereka mengolah belimbing wuluh menjadi penyedap rasa, yang disebut asam sunti. Selain itu mereka juga menggunakan air belimbing wuluh yang diperoleh dari proses pembuatan asam sunti itu untuk mengawetkan ikan dan daging.

Banyak peneliti di bidang pertanian mencoba mengkaji lebih jauh pemanfaatan air belimbing wuluh sebagai alternative untuk mengawetkan ikan dan daging.

Penelitian dilakukan dengan melihat ketahanan ikan dan daging yang diawetkan dengan air belimbing wuluh. Selain itu, juga dikaji pula keekonomisan penggunaan air belimbing wuluh tersebut.

Setelah mengadakan percobaan dan pengamatan, akhirnya para peneliti itu menyimpulkan, bahwa air belimbing wuluh dapat dimanfaatkan sebagai alternatif untuk mengawetkan ikan dan daging.
Ramuan Jamu Selain itu, penggunaan air belimbing wuluh ternyata sangat ekonomis karena mendapatkannya, hampir tidak memerlukan biaya sama sekali.

Para peneliti berharap agar air belimbing wuluh dapat dimanfaatkan sebagai alternatif untuk mengawetkan ikan dan daging oleh siapa saja, tidak hanya terbatas pada masyarakat Aceh, karena telah terbukti mampu mengawetkan ikan dan daging.

Selain itu para pakar pertanian mengimbau agar tanaman belimbing wuluh dapat dibudidayakan secara khusus, karena dapat mendatangkan banyak manfaat.

Di berbagai daerah di Indonesia belimbing Wuluh dikenal sebagai Belimbing sayur, belimbing buluh atau belimbing asam. Tanaman ini adalah sejenis pohon kecil yang diperkirakan berasal dari Kepulauan Maluku, dan dikembangbiakkan serta tumbuh bebas di Indonesia, Filipina, Sri Lanka, dan Myanmar.

Tumbuhan ini biasa ditanam di pekarangan untuk diambil buahnya. Buahnya yang memiliki rasa asam sering digunakan sebagai bumbu masakan dan campuran ramuan jamu.

Pohon tahunan dengan tinggi dapat mencapai 5-10 m. Batang utamanya pendek dan cabangnya rendah. Batangnya bergelombang (tidak rata). Daunnya majemuk, berselang-seling, panjang 30-60 cm dan berkelompok di ujung cabang.
Tanaman Obat Pada setiap daun terdapat 11 hingga 37 anak daun yang berselang-seling atau setengah berpasangan dan anak daunnya berbentuk oval. Tanaman Belimbing Wuluh memiliki bunga yang kecil, dan tumbuh langsung dari batang dengan tangkai bunga berambut. Mahkota bunga lima, berwarna putih, kuning atau lila.

Buahnya elips hingga seperti torpedo, panjangnya 4-10cm. Warna buah ketika muda hijau, dengan sisa kelopak bunga menempel di ujungnya.

Jika buah masak berwarna kuning atau kuning pucat. Daging buahnya berair dan sangat asam. Kulit buah berkilap dan tipis. Bijinya kecil (6mm), berbentuk pipih, dan berwarna coklat, serta tertutup lendir.

Tanaman belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) memiliki berbagai khasiat obat yang dapat membantu mengobati sakit batuk. Untuk mengatasi batuk, ambil bunga belimbing wuluh sebanyak 25 kuntum, satu jari rimpang temu giring, satu jari kulit kayu manis, satu jari kencur, dua siung bawang merah, 1/4 genggam pegagan, 1/4 genggam daun saga, 1/4 genggam daun inggu, 1/4 genggam daun sendok, dicuci dan dipotong-potong.

Kemudian rebus dengan lima gelas air sampai tersisa separonya. Saring ramuan rebusan ini dan minum dengan madu sebanyak 3 kali 3/4 gelas sehari.

Sedangkan untuk mengatasi batuk rejan, ambil 10 buah belimbing wuluh, dicuci bersih, remas dengan dua sendok air garam. Kemudian saring dan minum dua kali sehari.

Untuk obat batuk pada anak, ambil segenggam bunga belimbing wuluh, beberapa butir adas, dan gula secukupnya ditambah satu cangkir air.

Campuran ditim selama beberapa jam. Setelah dingin disaring dengan kain dan dibagi untuk dua kali minum, pagi dan malam saat perut masih kosong.

Kandungan gizi dan manfaat buah Belimbing Wuluh untuk kesehatan sangat banyak. Belimbing jenis ini mengandung protein, kalsium, fosfor dan besi, serta vitamin A, B1, dan C.

Belimbing tersebut juga efektif sebagai obat antikanker, karena fungsi mereka sebagai antioksidan yang dapat mengurangi risiko terserang penyakit kanker hingga 37% seperti yang dirilis The Iowa Women’s Health Study.

Selama ini orang mengambil manfaat belimbing wuluh hanya sebagai sirup, manisan atau bumbu masak.

Padahal secara tradisional tanaman ini banyak dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai penyakit seperti batuk, diabetes, rematik, dan gondongan. (Eko HM dari berbagai sumber-23) *Suaramerdeka.com 05032010

Read Users' Comments (1)komentar

Luwesnya Jam Kerja Baik untuk Kesehatan

Rabu, 03/03/2010

Orang yang dapat mengendalikan jam kerja mereka dimungkinkan akan lebih sehat dibandingkan mereka yang kurang luwes menghadapi pekerjaan. Demikian hasil studi di AS dengan menganalisis 10 studi yang sudah diterbitkan dan melibatkan 16.600 pekerja.

Hasil studi menyebutkan bahwa kondisi kerja tertentu yang memberik kewenangan pegawainya, seperti mengatur sendiri jadwal kerja, berkaitan dengan manfaat kesehatan.

Manfaat itu antara lain tekanan darah rendah, denyut jantung teratur, kualitas tidur lebih baik dan mengurangi kelelahan di siang hari.

Para peneliti mendukung teori "pengendalian atas pekerjaan baik buat kesehatan". Dr Clare Bambra dari Durham University, Inggris mengatakan jika berkurangnya stres mungkin memberikan manfaat signifikan, kendati masih terdapat kemungkinan lain.

Bambra kepada Reuters Health berujar, jadwal kerja yang luwes mempermudah orang mendapatkan waktu untuk berolahraga.

Sebelumnya, bermacam studi telah menemukan kaitan antara "pekerjaan dengan ketegangan", juga resiko sakit jantung, depresi serta penyakit lainnya.

Para peneliti menyebutkan pekerjaan yang disertai ketegangan yakni pekerjaan yang berisi tuntutan namun tak memberi kesempatan bagi pegawainya untuk ikut mengelola cara kerja mereka.

Untuk kajian tersebut, Bambra dan rekannya menggunakan 10 studi terkait perkembangan pekerja sedikitnya selama enam bulan. Namun demikian, kekurangan dari studi itu yakni tak satu pun melakukan percobaan secara acak.

Pihaknya juga tak menemukan bukti bahwa kondisi kerja yang luwes dapat membahayakan kesehatan pegawai. *Suaramerdeka.com 26022010

Read Users' Comments (0)