10 Makanan Paling Sehat

Jumat, 14/01/2011

10 makanan super di bawah ini sudah teruji, dapat melawan penyakit dan meningkat energi. Masukan mereka ke dalam menu harian bisa menjadi trik tercepat untuk mendapatkan tubuh sehat yang optimal.

1. Lemon Mengapa sehat ? Di dalam buah ini terdapat lebih dari 100% vitamin C yang kita butuhkan setiap hari. Vitamin C berfungsi meningkatkan kadar kolesterol ‘baik’ HDL dan memperkuat tulang. Plus, flavonoid yang terkandung dalam lemon bisa menekan pertumbuhan sel kanker dan berperan sebagai ‘senjat’ anti peradangan. Tip : Tambahkan potongan lemon dalam teh hijau. Sebuah studi dari Purdue Univrsity menemukan citrus mampu menaikan kemampuan tubuh menyerap antioksidan dalam teh hingga 80%.

2. Brokoli Mengapa sehat? Satu tangkai brokoli ukuran sedang mengandung lebih dari 100% vitamin K yang dibutuhkan setiap hari, dan hampir 200% dosis vitamin C yang dianjurkan. Dan kedua nutrisi ini sangat penting dalam pembentukan tulang kita. Porsi brokoli yang sama juga mampu menjadi tameng kanker yang ampuh. Tip : Gunakan microwave untuk mempertahankan 90% kandungan vitamin C dalam brokoli. Teknik mengukus atau merebus hanya dapat bisa mempertahankan nutrisi sebanyak 66% saja.

3. Cokelat hitam Mengapa sehat? Mengonsumsi 7 gram cokelat hitam setiap hari bisa menurunkan tekanan darah. Bubuk kakao sangat kaya akan flavonoid, yaitu antioksidan yang baik dalam menekan kolesterol ‘jahat’ LDL dan meningkatkan kolesterol ‘baik’ HDL.

Hal ini dibuktikan dalam studi yang dipublikasikan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry yang melaporkan bubuk kakao yang dijual kini memiliki flavonoid 8 kali lebih banyak dibandingkan kokoa konvensional. Tip : Cokelat hitam batangan mengandung 53,5 mg flavonoid, sedangkan cokelat susu batangan hanya memiliki flavonoid kurang dari 14 mg.

4. Kentang Mengapa sehat ? Kentang merah memiliki 66 mikrogram folat pembentuk sel, yang sama jumlahnya dengan yang ditemukan dalam 30 gram bayam dan 91 gram brokoli. Sedangkan dalam satu buah ubi manis mengandung vitamin A lebih banyak 8 kali lipat dari kebutuhan harian kita, dimana vitamin ini bermafaat melawan kanker dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Tip: Biarkan kentang dingin terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Penelitian menemukan kebiasaan ini akan membantu kita membakar lemak lebih banyak 25% usai makan.

5. Salmon Mengapa sehat? Sumber daya alam dari laut ini sangat kaya akan kandungan asam lemak Omega-3, yang berkhasiat menurunkan risiko depresi, penyakit jantung, dan kanker. Menyantap 85 gram salmon sudah dapat memberikan 50% niacin yang dibutuhkan per hari. Niacin berfungsi melindungi kita dari serangan Alzheimer dan pikun. Tip : Untuk hasil yang maksimal, pilih salmon liar ketimbang yang dibudidayakan.

6. Kenari Mengapa sehat ? Sebab mengandung asam lemak Omega-3, penurun kolesterol, paling banyak dari kelompok kacang yang lain. Plus, Omega-3 juga didaulat sebagai peningkat mood dan pelawan kanker. Tip : Asup sedikit kacang kenari sebagai makanan penutup. Kandungan antioksidan melatonin dalam kenari, akan membantu mengatur jam tidur kita.

7. Avokad Mengapa sehat? Lemak dalam avokad terbukti sehat dan dapat menurunkan koleterol hingga 22%. Satu buah avokad memiliki lebih dari 50% serat dan 40% folat yang kita perlukan setiap hari, yang nantinya akan menekan risiko penyakit jantung. Tip : Menambahkan avokad dalam piring salad akan meningkatkan penyerapan nutrisi kunci, seperti beta-karoten, hingga 3-5 kali dibandingkan salad tanpa avokad.

8. Bawang putih Mengapa sehat? Rempah satu ini punya kekuatan pelawan penyakit yang ampuh, bawang putih mampu menekan perkembangan bakteri, termasuk E.coli. Kandungan allicin dalam bumbu masak ini, bekerja sebagai zat anti-peradangan dan membantu menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah.

Tip : Hancurkan bawang putih segar untuk mendapatkan allicin terbaik. Jangan terlalu lama, paparan suhu panas lebih dari 10 menit akan membuat nutrisi baik dalam bawang putih menghilang.

9. Bayam Mengapa sehat? Lutein dan zeaxanthin dalam bayam, merupakan dua antioksidan peningkat sistem imun ini sangat baik bagi kesehatan mata. Studi yang dilakukan di Center fo Eye Research di Australia menemukan diet kaya kedua nutrisi di atas akan menurunkan risiko katarak. Dan dibanding semua buah dan sayuran pelawan kanker, bayam adalah salah satu ‘senjata’ paling efektif.

Tip : Karena tidak berasa, tambahakn bayam dalam smoothie. Cara : campurkan 30 gram bayam, 110 gram wortel parut, 1 buah pisang, 1 cangkir jus apel dan es batu dalam blender hingga tercampur rata.

10. Polong-polongan Mengapa sehat? Mengonsumsi satu porsi polong-polongan (kacang polong, lentil) 4 kali seminggu bisa menurunkan risiko penyakit jantung hinga 22%. Kebiasaan yang sama juga bisa menurunkan risiko kanker payudara.

Tip : Semakin gelap warnanya, semakin banyak pula kandungan antioksidan dalam polong-polongan tersebut. Sebuah studi menemukan kacang berwarna hitam mengandung antioksidan 40 kali lebih banyak dibanding kacang berwarna putih. (PreventionIndonesia/Astrid Anastasia) *Kompas.com 14012011

Read Users' Comments (1)komentar

Hindari Salah Makan Saat Sahur!

Kamis, 19/08/2010

JAKARTA - Diare, kembung, dan rasa perih pada lambung kerap dirasakan oleh setiap orang berpuasa karena keteledoran mengkonsumsi makanan saat sahur. Padahal, pilihan makanan pada sahur saat berpengaruh pada aktivitas dan metabolisme tubuh selama puasa.

"Sekitar 50 persen orang batal puasa karena diare, penyebabnya karena makanan yang mereka makan saat sahur, " kata pakar kesehatan pencernaan dari FKUI RSCM, Dr. Ari Fahrial Syam, Sp PD-KGEH, MMB.

Oleh sebab itu, Ari menekankan pentingnya memerhatikan jenis dan kualitas asupan makanan di saat sahur. Ari pun memberikan beberapa tip yang dapat dijadikan panduan agar kesehatan pencernaan tetap prima selama menjalankan ibadah puasa.

Hal pertama yang perlu diperhatikan, kata Ari, adalah kualitas makanan saat sahur. "Makanan itu fresh atau tidak? Jangan makan hidangan malam yang kemudian dipanaskan lagi pagi harinya karena kualitas makanannya jadi tidak fresh, " kata Ari

Namun Ari menambahkan, "Saat sahur boleh mengkonsumsi hidangan malam yang dipanaskan, asal makanan itu dibuat pada malam hari, bukan pada siang harinya. Sehingga makanan bukan makanan yang dipanaskan dua kali, dan kualitas makanannya tetap terjaga, " ujarnya.

Yang kedua adalah pilihan jenis makanan. "Sebaiknya saat sahur jangan makan makanan yang mengandung lemak. Karena makanan berlemak membuat proses pencernaannya panjang," kata Dr. Ari

Dr. Ari juga menyebutkan sangat tidak dianjurkan untuk menyantap makanan berkadar lemak tinggi saat sahur kemudian diakhiri dengan tidur.

"Kalau langsung tidur makanannya bisa berbalik arah (refluks) sehingga sulit dicerna. Berbeda dengan saat kita berdiri atau duduk, makanan akan turun ke bawah. Sementara kalau tidur arah makanan sesuai gravitasi. Artinya saat tidur, posisi badan kan telentang, makanan bisa-bisa naik ke kerongkongan, " terang Ari.

Ketiga, batasi minuman teh dan kopi. "Kalau minum kopi bisa menyebabkan buang air kecil jadi terus-terusan (diuresis). Sementara kita akan berpuasa selama 12 jam ke depan, " kata Dr. Ari

Meskipun begitu, Dr. Ari menyatakan mengkonsumsi kopi baik untuk memperlancar buang air besar. Dan buang air besar di pagi hari, saat sahur sangat diperlukan untuk mencegah kembung.

"Tapi sebaiknya, konsumsi kopi dilakukan saat berbuka, bukan saat makan sahur. Untuk memperlancar buang air besar saat sahur, dapat diganti dengan mengkonsumsi buah dan sayur, " kata Ari.

Sementara untuk teh, Ari menyatakan minum teh manis saat sahur oleh saja dilakukan, tetapi sebaiknya jangan kental karena dapat menyebabkan diuresis. "Apabila tetap ingin meminumnya, bisa meminum secangkir kecil saja," tegasnya.

Selain itu, Ari menganjurkan agar setiap orang yang berpuasa untuk meminum susu. Minuman ini sangat penting dikonsumsi saat sahur karena mengandung lemak dan kalsium untuk penambah tenaga.

"Boleh susu full cream atau low fat. Sebaiknya, jumlah takaran susu disesuaikan dengan jumlah kalori yang masuk. Apabila komposisi makanan kita saat sahur hanya terdiri dari tahu, tempe atau telur kita bisa mengkonsusmsi susu sebanyak 200 cc. Tapi jika makanan sahur sudah mengandung banyak kalori sebaiknya mengkonsumsi 100 cc saja, " tandas Ari. *Kompas.com 190810

Read Users' Comments (0)

Mengkudu, Si Buruk Rupa Kaya Manfaat

Selasa, 20/07/2010

JAKARTA — Siapa yang tidak mengenal buah mengkudu atau sering juga disebut dengan pace? Buah yang buruk rupa dan berbau tak sedap ini ternyata punya banyak manfaat.

Menurut Djoko Maryono, dokter spesialis internis dan kardiologis Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta, mereka yang berusia emas sangat cocok mengonsumsi buah mengkudu.

"Banyak manfaat di dalamnya, misal sumber antioksidan," katanya. Antioksidan ini bisa mengunci radikal bebas yang bisa menurunkan daya tahan tubuh.

Buah yang mempunyai nama latin Morinda citrifolia ini juga bisa meningkatkan fungsi kelenjar tiroid dan kelenjar timus. Kedua kelenjar ini mempunyai fungsi melawan infeksi dan menjaga kekebalan tubuh. Menurunnya fungsi kelenjar ini akan membuat tubuh mudah terserang penyakit.

Berdasarkan berbagai penelitian, buah berbau tak sedap ini mengandung mineral yang berfungsi memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan. Dengan begitu, jantung tidak perlu bekerja terlalu keras untuk memompa darah. Alhasil, tekanan darah pun bisa normal.

Buah mengkudu juga dipercaya bisa mengendalikan sel kanker dan tumor. Memang, jika kanker atau tumor sudah muncul, maka pengobatan berupa operasi atau kemoterapilah yang dibutuhkan. Namun, mengonsumsi buah mengkudu secara teratur bisa menghambat pertumbuhan sel tumor atau sel kanker lebih besar. (Sanny Cicilia Simbolon) * Kompas.com200710

Read Users' Comments (0)

5 Faktor Penyebab Encok

Kamis, 27/05/2010

Jakarta, Nyeri, sendi kaku, rasa panas, kemerahan dan bengkak pada pangkal ibu jari kaki, tumit, lutut, pergelangan kaki, tangan dan siku adalah ciri-ciri terkena encok. Kenali 5 penyebabnya agar terhindar dari encok.

Encok merupakan penyakit yang disebabkan penumpukan kristal asam urat di dalam jaringan ikat, yaitu ruang antara dua tulang atau di dalam tulang itu sendiri.

Penumpukan kristal ini menyebabkan peradangan artritis yang memicu pembengkakan, kemerahan, rasa panas, nyeri serta kekakuan di sendi.

Asam urat yang menumpuk tersebut merupakan zat yang dihasilkan dari pemecahan purin, zat ini merupakan bagian dari semua jaringan manusia dan ditemukan pada berbagai jenis makanan.

Seharusnya asam urat ini terlarut dalam darah dan melewati ginjal hingga akhirnya dikeluarkan melalui urin. Tapi jika produksi asam urat di tubuh meningkat dan ginjal tidak cukup kuat menghilangkan asam urat, maka kondisi ini memicu terjadinya hyperuricemia (peningkatan kadar asam urat dalam darah).

Seperti dikutip dari Medic8.com, Kamis (27/5/2010) ada faktor penyebab encok yaitu:

  1. Kelebihan berat badan. Hal ini karena terdapat lebih banyak jaringan yang bisa pecah atau berganti sehingga memicu meningkatnya produksi asam urat.
  2. Terlalu banyak minum alkohol, sehingga mengganggu perjalanan asam urat untuk keluar dari tubuh.
  3. Adanya gangguan pada salah satu enzim yang membantu pemecahan senyawa purin yang membuat seseorang kena encok jika makanan makanan yang mengandung purin.
  4. Mengonsumsi obat tertentu seperti salisilat, cyclosporine, levodopa atau obat diuretik.
  5. Genetik kemungkinan memainkan peran, meskipun tidak terlalu besar. Karena diperkirakan sekitar 18 persen orang yang encok memiliki riwayat penyakit ini.

Jika tubuh rentan terkena encok maka yang harus dilakukan:

  1. Minum banyak cairan terutama air putih, karena cairan bisa membantu menghilangkan asam urat berlebih dari dalam tubuh.
  2. Menghindari makanan yang mengandung banyak purin seperti bir, minuman alkohol, teri, ikan sardin, telur ikan, ragi, hati, ginjal, kacang-kacangan (kacang polong, melinjo), ekstrak daging, kaldu, jamur, asparagus, bayam dan kembang kol.
  3. Menjaa berat badan dengan berolahraga secara teratur.
  4. Jangan melakukan diet secara ekstrim, karena hal ini juga bisa meningkatkan kadar asam urat dalam darah.
  5. Memberitahu dokter semua obat dan vitamin yang dikonsumsi untuk mencegah peningkatan risiko hyperuricemia dari obat-obatan yang diminum.

Encok sering disebut asam urat, tapi penyakit ini berbeda dengan rematik. Karena encok terkait dengan gangguan metabolisme pengeluaran kadar asam urat dalam darah yang tersumbat menjadi kristal. Sedangkan rematik adalah penyakit sendi karena adanya gangguan autoimun yang berlangsung lama. *Detik.com 270510

Read Users' Comments (0)

Mudah Lupa, Inilah Penyebabnya

Selasa, 18/05/2010

JAKARTA— Pernahkah Anda lupa? Misalnya lupa membawa dompet atau lupa tempat menyimpan telepon seluler, lupa mengunci pintu rumah atau lupa mematikan kompor? Jika Ada pernah mengalaminya, jangan cemas dulu. Penyakit lupa merupakan hal wajar.

Untuk Anda ketahui, susunan otak kita terdiri dari dua unsur sel. Yang pertama adalah sel neuron. Sel yang biasa juga disebut sebagai sel saraf ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi.

Sel saraf ini juga mengantar informasi-informasi dari dan ke tubuh kita. Sel saraf inilah yang mengendalikan ingatan, perhatian, persepsi, pertimbangan, bahasa, dan kesadaran kita. Jumlahnya mencapai ratusan juta sel.

Sementara unsur sel yang kedua adalah glia. Sel yang juga dinamai sel schwann ini bertugas membuat selubung lemak untuk melindungi saraf. Sel glia juga bertugas memberi asupan nutrisi ke saraf.

Terkadang informasi-informasi tersimpan dalam saraf yang sama. Akibatnya, informasi itu saling bertumpuk atau informasi yang masuk terdahulu tertutupi oleh informasi baru.

Kenyataan itu yang disebut dengan lupa atau tidak ingat. "Tak peduli saat sehat atau sakit, lupa bisa terjadi kapan saja," terang Rocsky Situmeang, dokter spesialis saraf Siloam Hospital Karawaci, Tangerang.

Rocsky menjelaskan, secara umum, proses lupa bisa terjadi karena beberapa hal. Lupa bisa terjadi karena kegagalan pada proses pengodean suatu informasi.

Misalnya Anda kehilangan dompet karena lupa di mana menaruhnya. Hal ini bisa terjadi karena saat meletakkan dompet itu pikiran Anda sedang tidak terfokus. "Pikiran sedang mengembara ke hal yang lain," terang Mulyadi Tedjapranata, Direktur Medizone Clinic, Jakarta.

Jadi, saat Anda memasuki proses mengingat, saraf Anda tidak bisa memberikan informasi letak dompet itu. Justru yang muncul adalah informasi yang Anda pikirkan saat meletakkan dompet tadi. Pada tahap ini, yang terjadi adalah proses mengingat berlangsung secara benar, tetapi informasi yang masuk salah.

Lupa juga bisa terjadi karena informasi yang masuk ke saraf terlalu banyak. Contohnya saat belajar. Biasanya orang juga melakukan kegiatan lain, seperti ngemil atau mendengarkan musik.

"Konsentrasi akan terganggu karena informasi yang masuk cukup banyak dalam waktu bersamaan," jelas Rocsky.

Ilmu yang sedang Anda pelajari masuk bersamaan dengan teks lagu yang sedang Anda dengarkan. Lalu saat mengingat, informasi yang keluar bisa saja bukan soal pelajaran, tetapi teks lagunya.

Penyebab lupa yang lain adalah kegagalan fungsi otak. Otak tidak bisa menampung atau mengeluarkan informasi karena sel otak mengalami gangguan. Penyakit yang menyerang saraf biasanya mengakibatkan penurunan fungsi mengingat. Penurunan daya ingat ini biasa disebut demensia.

Menurut Mulyadi, penyakit demensia ini cukup berbahaya. Sebab, jika tak diatasi, bukan cuma fungsi mengingatnya yang turun, tetapi juga mental. "Akibatnya, tidak hanya dirinya sendiri yang akan merasakan, tetapi secara sosial ia juga akan terpengaruh," ujarnya. (Adi Wikanto) *Kompas.com 18052010

Read Users' Comments (0)

Stres Pikiran Menambah Tekanan Darah

Kamis, 06/05/2010

Stres pikiran sangat berpengaruh menambah tekanan darah bagi yang berpenyakit hipertensi. Karena itu pengendalian diri sangat diperlukan untuk menghindari stroke. Demikian dikatakan oleh dr Ilham Uddin, Sp JP (spesialis jantung dan pembuluh darah) di depan ibu-ibu anggota Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Semarang dan beberapa organisasi wanita lain, kemarin (Kamis 29/4) siang di Gedung Serba Guna Fakultas Kedokteran Undip, Jl Dr Sutomo.

IIDI memperingati Hari Kartini dengan menyelenggarakan seminar kesehatan tentang Pencegahan Dini Terhadap Penyakit Jantung Koroner (PJK). Acara terasa semarak karena sebagian besar hadirin mengenakan busana nasional. Juga dimeriahkan dengan musik organ tunggal menampilkan paduan suara dan nyanyian tunggal penyanyi "cilik" di era tahun 1970-an Andriani, yang kini sebagai ketua IIDI Semarang.

Untuk mencegah hipertensi, pengendalian makanan dan aktivitas fisik (olah raga) sangat penting. Pola hidup modern, mengonsumsi makanan berkolesterol tinggi, merokok, stres, super sibuk harus dikendalikan agar terhindar dari PJK. Penyakit kardiovaskuler yang salah satunya adalah PJK merupakan penyebab kematian pertama di negara berkembang menggantikan kematian akibat infeksi.

Diperkirakan tahun 2020, PJK menjadi pembunuh pertama tersering, yakni 36% di seluruh dunia dari seluruh kematian. "Angka ini 2 kali lebih tinggi dari angka kematian akibat kanker. Di Indonesia menjadi penyebab utama dan pertama dari seluruh kematian, sebesar 26,4%. Angka ini 4 kali lebi tinggi dari kematian akibat kanker". Demikian dr Iham Uddin dari SMF/ Bagian Kardiologi dan Kedokteran Vaskular RSUO Dr Kariadi - FK Undip.

Endapan Lemak

Penyakit jantung koroner ditandai dengan mulainya endapan lemak yang berkumpul di dalam sel yang melapisi dinding (endotel) suatu arteri koroner dan berakibat menggangu aliran darah. Kondisi itu menjadikan pasokan darah ke otot jantung berkurang, menyebabkan kerusakan jantung disertai resa nyeri dada.

Selain hipertensi, PJK juga disebabkan karena penyakit diebetes melitus (DM/gula), obesitas atau kegemukan dan merokok. Sementara untuk utuk menurunkan kadar kolesterol adalah dengan melakukan pola hidup sehat. Di antaranya dengan berolahraga secara teratur, menjaga berat badan ideal, mengurangi jumlah alkohol, karbohidrat dan lemak jenuh dalam makanan. Banyak mengonsumsi buah-buahan, sayuran roti gandum, sereal dan buncis.

"Jangan menggoreng makanan. Masaklah dengan microwave, direbus, dipanggang atau dibakar," kata dr Ilham Uddin. *Suaramerdeka.com 29042010

Read Users' Comments (0)

10 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Selasa, 27/04/2010

TAHUKAH Anda bahwa kardiovaskuler (penyakit jantung) bertanggung jawab terhadap hampir dua kali lebih banyak kematian pada wanita dibadingkan semua jenis penyakit kanker? Bagi Anda yang berusia 20-50 tahun dan memiliki risiko terkena penyakit jantung, berikut ini 10 cara mengurangi risiko mengalami serangan jantung atau stroke:

Tips 1: Meminimalkan risiko

Penyakit jantung dan stroke bisa dicegah jika Anda tahu risiko dan bagaimana cara menurunkannya. Bicarakan dengan dokter tentang kesehatan jantung Anda dan faktor-faktor apa saja yang meningkatkan peluang munculnya penyakit jantung. Untuk mengurangi risiko penyakit ini, Anda bisa melakukan diet, olahraga rutin dan menerapkan pola hidup sehat. Sedang aspek umur, jenis kelamin dan keturunan tidak dapat menghindarkan Anda dari risiko penyakit jantung, namun dengan menyadari pentingnya kesehatan adalah cara terbaik untuk meminimalkan risiko penyakit ini.

Tips 2: Menjaga berat badan tetap ideal

Menurut American Heart Association, wanita dengan kelebihan lemak di tubuh, khususnya di sekitar pinggang, memiliki risiko mengalami sakit jantung. Selain itu, kelebihan berat badan akan meningkatkan risiko Anda mengalami banyak masalah kesehatan, termasuk penyakit tekanan darah tinggi, kolesterol darah tinggi, trigliserida tinggi, dan diabetes. Konsultasilah dengan ahli gizi dan kesehatan yang telah berlisensi profesional, rencanakan diet untuk membantu menurunkan berat badan Anda.

Tips 3: Menggerakkan tubuh

Selain diet sehat, lakukan juga aktivitas fisik secara teratur. Gerakan tubuh seperti halnya olahraga teratur selain membantu membakar kalori juga membantu mempertahankan berat badan Anda tetap ideal. Pun bermanfaat untuk pergerakan organ-organ penting tubuh Anda seperti otot, tulang, otak dan jantung. Luangkan waktu setidaknya 30 menit setiap hari untuk berolahraga, berjalan-jalan, naik sepeda atau melakukan hobi berkebun.

Tips 4: Mengurangi stres

Stres yang kronis dapat merusak kesehatan Anda. Munculnya stres mendorong Anda untuk makan berlebihan, tidur tidak teratur, minum minuman beralkohol dan merokok. Jika ingin sehat, maka Anda harus mendisiplinkan diri untuk dapat menerapkan pola hidup sehat dengan makan makanan dengan gizi seimbang, olahraga untuk meredakan stres dan dapatkan dukungan emosional dari keluarga, kerabat dan teman-teman dekat Anda. Segala aspek kehidupan Anda yang berubah lebih baik ini akan mengurangi kecenderungan Anda mengalami stres.

Tips 5: Berhenti merokok

Merokok adalah penyebab kematian terbesar di seluruh dunia yang tiak bisa dicegah. merokok meningkatkan risiko penyakit dan kematian akibat serangan jantung, stroke dan lainnya. Menurut American Heart Association, jika Anda berhenti merokok, maka risiko penyakit jantung dan stroke akan berkurang, pun risiko penyakit jantung bawaan secara bertahap akan berhenti dalam waktu satu hingga dua tahun. Segeralah mengeraskan hati dan mendisiplinkan diri untuk segera berhenti merokok, demi kesehatan Anda.

Tips 6: Menurunkan kolesterol

Banyak orang tidak sadar memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Inilah salah satu penyebab serangan jantung dan stroke. Segeralah melakukan uji darah untuk menentukan tingkat kolesterol Anda. Jika kadar kolesterol Anda sangat tinggi, segera konsultasikan dengan dokter untuk merencanakan diet rendah lemak jenuh dan kolesterol serta program pelatihan yang membantu Anda menjaga berat badan dan tubuh Anda tetap sehat.

Tips 7: Rutin memonitor tekanan darah

Tekanan darah tinggi (hipertensi) membuat jantung Anda bekerja lebih keras dari biasanya. Hal ini tentu saja menimbulkan risiko jantung dan pembuluh darah Anda terkena cedera. Hipertensi ini meningkatkan risiko terkena serangan jantung, stroke, gagal ginjal, kerusakan mata, gagal jantung serta aterosklerosis (timbunan lemak dalam arteri).

Risiko inipun berbahaya selama kehamilan terutama pada trimester terakhir, karena membuat Anda dan bayi Anda dalam bahaya. Lakukan olah raga teratur, kelola stres Anda secara baik dan konsultasikan dengan dokter tentang segala usaha yang akan membantu menurunkan tekanan darah Anda dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Tips 8: Lakukan pemeriksaan rutin

Adalah penting bagi Anda untuk melakukan pemeriksaan rutin secara teratur agar dapat segera diketahui dan mencegah penyakit yang muncul terlanjur parah. Menurut Centers for Disease Control and Prevention, dibandingkan orang dewasa tanpa diabetes, orang dewasa dengan diabetes lebih berisiko terkena penyakit jantung. Pun angka kematian juga akan meningkat jika Anda memiliki kolesterol tinggi dan hipertensi.

Tips 9: Pertimbangkan alat KB alternatif

Pil KB dapat menaikkan tekanan darah, dan menempatkan Anda pada risiko terkena penyakit jantung. Risko meminum pil KB ini bahkan lebih tinggu daripada memiliki kolesterol tinggi, kelebihan berat badan (overweight) atau diabetes. Para ahli kesehatan pun merekomendasikan agar Anda tidak mengambil kontrasepsi oral jika Anda memilki sejarah penyakit arteri korner atau kelainan pembekuan darah. Bicarakan alternatif ber-KB yang aman dengan dokter kandungan Anda untuk mencegah risiko penyakit jantung.

Tips 10: Dapatkan pemeriksaan medis yang teratur

Kunci untuk mencegah penyakit jantung Anda terlanjur parah adalah dengan berkonsultasi rutin ke dokter Anda. Penting adanya untuk tahu faktor-faktor untuk mencegah risiko hipertensi, kolesterol tinggu, diabetes serta kelainan jantung yang dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke. Pastikan untuk segera mengagendakan pemeriksaan kesehatan rutin tahunan Anda, dan dapatkan berbagai penjelasan terkait kesehatan Anda. *Suaramerdeka 26042010

Read Users' Comments (0)